Fans Chelsea Nyanyikan Nama Jose Mourinho, Roberto Di Matteo Maklum
Caretaker Roberto Di Matteo memaklumi sikap fans Chelsea yang
sepanjang laga kontra Birmingham meneriakkan naman Jose Mourinho.
Getty Images
Debut Roberto Di Matteo bersama Chelsea berjalan mulus. Menghadapi Birmingham City di Piala FA, the Blues berhasil menang 2-0 sekaligus memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.
Meski
demikian, kemenangan itu sedikit "terganggu" dengan para suporter
Chelsea yang melantangkan nama Jose Mourinho sepanjang pertandingan.
Nama pelatih Real Madrid itu memang kian santer dispekulasikan media
bakal suksesor Andre Villas-Boas.
Jangan Lewatkan
"Para
pemain harus menunjukkan tanggung jawab terhadap diri mereka sendiri,
klub, suporter, petinggi klub, dan terhadap publik, demi kebaikan mereka
sendiri," tandas Di Matteo.
Menanggapi sikap fans the Blues ini,
Di Matteo memakluminya. Menurutnya, Mourinho adalah sosok yang tak akan
pernah dilupakan oleh publik Chelsea karena jasa-jasanya selama
bernaung di Stamford Bridge.
"Jose adalah bagian dari sejarah
klub ini, ia menggapai banyak sukses untuk klub, pemain. Dan ia akan
selalu terkenang di hati para suporter," ujar Di Matteo kepada reporter.
Pria Italia ini juga menegaskan para pemain harus lebih bertanggung jawab atas pencapaian buruk klub di musim ini.
PIala FA: Singkirkan Birmingham, Chelsea Ke Perempat-Final
Kemenangan atas Birmingham City di Piala FA ini menjadi debut manis dari pelatih caretaker The Blues Roberto Di Mateo.
Getty
Chelsea berhasil meraih tiket ke perempat-final Piala FA setelah
menyingkirkan Birmingham City 2-0 di St. Andrew's Stadium, Birmingham,
Rabu (7/3) dinihari WIB.
Kemenangan ini menjadi debut manis bagi Roberto Di Mateo. Dalam laga ini, Di Mateo ditunjuk sebagai pelatih caretaker The Blues
menyusul pemecatan yang telah dilakukan terhadap pelatih Andre
Villas-Boas pekan ini. Di perempat-final nanti, Chelsea akan berhadapan
dengan Leciester City.
Melakoni laga melawan klub dari Liga Championship ini, Di Mateo melakukan sejumlah perubahan ke dalam starting line-up Chelsea. Diantaranya dengan menempatkan striker Fernando Torres.
Di
awal pertandingan, kedua tim berusaha untuk bermain cepat dan terbuka.
Juan Mata membuka peluang pertama Chelsea setelah mendapatkan sodoran
bola dari Torres saat dua menit laga baru berjalan. Namun usaha dari
Mata itu masih dapat dihalau oleh Birmingham.
Sebaliknya tim tuan rumah memperoleh kesempatan
berharga perdananya dari Nikola Zigic di menit ke-12. Tapi kerjasama
dengan Nathan Redmond itu belum bisa dituntaskan oleh Zigic dengan baik.
Zigic kembali lagi menebarkan ancamannya ke gawang Chelsea di
sisa lima menit terakhir babak pertama. Umpan silang yang diberikan oleh
Jordan Mutch itu disambut dengan sebuah tandukan oleh pemain tim
nasional Serbia. Tetapi publik tuan rumah hanya bisa terhenyak karena
usaha Zigic itu kembali lagi berhasil dimentahkan oleh kiper Petr Cech.
Di
penghujung babak ini, Torres juga sempat memperoleh kesempatan. Namun
tendangan pemain asal Spanyol itu juga masih melebar dari gawang
Birmingham. Hingga jeda turun minum, tak ada satupun gol yang bisa
diperoleh gol kedua tim.
Kebuntuan itu baru dapat diraih setelah
memasuki menit ke-55. Juan Mata akhirnya menggetarkan gawang Colin
Doyle melalui tendangan kaki kanannya dari jarak sekitar 6 yards. Selang dua menit, Mata nyaris menyumbangkan gol kedua jika sundulan kepalanya tidak melenceng ke samping.
Di
menit ke-60, Chelsea memperbesar keunggulannya lewat gol yang dicetak
oleh Raúl Meireles. Tendangan keras yang diarahkan ke sisi kanan atas
gawang Birmingham itu tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Doyle.
Chelsea
sebenarnya masih memperoleh kesempatan berharga lagi di menit ke-70
ketika wasit memberikan hadiah penalti. Tetapi Mata yang menjadi
eksekutor penalti ternyata tak mampu menaklukkan kiper Coyle.
Sepanjang
laga ini, para pendukung Chelsea terdengar melantunkan yel-yel dengan
menyebut nama Jose Mourinho. Pelatih Real Madrid itu menjadi salah satu
kandidat kuat sebagai pelatih berikutnya The Blues.
Sementara
itu hasil yang didapat dari tim beda kasta ini setidaknya sudah cukup
untuk memberikan kegembiraan bagi pemilik Roman Abramovic yang haus akan
kemenangan.
Jika Ke Chelsea, Jose Mourinho Ingin Boyong Cristiano Ronaldo
Pelatih Jose Mourinho bersedia pindah lagi ke Chelsea jika Roman
Abramovic bersedia untuk memboyong Cristiano Ronaldo dalam satu paket
transfer.
Ketika Chelsea melawan Birmingham City di Piala FA dinihari tadi, para suporter The Blues meneriakkan nama Jose Mourinho.
Jika Mourinho bersedia kembali lagi ke Stamford Bridge, media berspekulasi pelatih Real Madrid itu akan meminta pemilik The Blues Roman Abramovic untuk turut memboyong Cristiano Ronaldo. Mengutip laporan Daily Express,
Mourinho telah mewanti-wanti agar dirinya bisa memiliki kontrol yang
penuh dalam urusan kebijakan transfer pemain. Mou, tulis surat kabar
tersebut, ingin membawa mantan pemain Manchester United itu turut serta
dengan dirinya.
Spekulasi ini dihembuskan karena Ronaldo juga
mulai diragukan masa depannya di Santiago Bernabeu. Seperti halnya
Mourinho, Ronaldo merasa terganggu dengan interfensi yang dilakukan
presiden Madrid Florentino Perez. Selain itu, kedua sosok ini memiliki
agen yang sama.
Indonesia Tembus Final Hassanal Bolkiah Trophy
Indonesia U-21 berhasil melangkah ke babak puncak Hassanal Bolkiah Trophy 2012 setelah mengalahkan Vietnam 2-0.
7 Mar 2012 17:00:00
Agung Harsya
hassanalbolkiahtrophy.com.bn
Indonesia memastikan diri berlaga di partai puncak kejuaraan U-21
Hassanal Bolkiah Trophy setelah menggulingkan Vietnam 2-0, Rabu (7/3)
sore.
Lolos sebagai runner-up Grup A, Indonesia menghadapi
Vietnam, yang mengirimkan tim U-19 mereka dan sukses memuncaki klasemen
Grup B dengan rekor tak terkalahkan.
Dua
gol Indonesia diciptakan pada masing-masing babak melalui dua pemain
andalan mereka. Miko Ardiyanto membuka keunggulan pada menit ke-38 dan
kemudian menjadi pemberi assist atas gol kapten Andik Vermansah pada
menit ke-71.
Di final, Indonesia akan menghadapi pemenang laga Myanmar versus tuan rumah Brunei Darussalam.